Australia Lanjut Tahan Suku Bunga Kas Tidak Berubah Terkait Penyeimbangan Ekonomi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bank sentral Australia kembali menahan suku bunga untuk bulan keenam seiring bukti bahwa perekonomian menyeimbangkan diri dari pertambangan, yang ?didukung oleh penurunan suku bunga terakhir dan pelemahan mata uang.

Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens dan para dewan terus menahan suku bunga kas pada rekor rendah 2 persen hari ini, seperti yang diperkirakan oleh 17 dari 29 ekonom. 12 lainnya memperkirkanan pemotongan seperempat persen. Dolar Australia telah turun lebih dari 30 persen dalam tiga tahun terakhir, yang berimbas pada meningkatnya daya saing industri lokal.

“Ekonomi Australia menunjukkan beberapa tanda-tanda yang menggembirakan,” Michael Blythe, kepala ekonom di Commonwealth Bank of Australia, mengatakan sebelum keputusan. “Mata uang sedang menguat. Sepertinya Fed akan membantu dengan meningkatkan suku bunga AS pada bulan Desember. Dan Perdana Menteri baru Malcolm Turnbull membuat suara-suara yang menggembirakan mengenai perampingan untuk pengeluaran infrastruktur. “

Para pembuat kebijakan telah mengurangi biaya pinjaman sebanyak 2,75 poin persentase sejak akhir 2011 untuk meningkatkan industri di luar pertambangan, yang mana sekitar setengah jalan melalui unwinding dari investment booming. Sementara pembangunan perumahan melonjak di lingkungan tingkat rendah, perusahaan lain telah terbukti lebih enggan untuk berbelanja, memperkirakam mereka dapat memenuhi permintaan dari rumah tangga yang terjerat utang melalui kapasitas yang ada.

Hal itu mungkin berubah seiring data kredit yang dirilis pada hari Jumat lalu menunjukkan pinjaman kepada usaha naik 1,2 persen pada bulan September dari bulan Agustus, yang merupakan laju tercepat sejak 2008. RBA mempertahankan bahwa ekonomi berada di kondisi yang cukup baik mengingat skala penurunan dari investasi pertambangan, dengan Tingkat pengangguran sedikit stabil di atas 6 persen.

Bank sentral akan merilis update perkiraan mereka untuk pertumbuhan dan inflasi pada Pernyataan di ?Kebijakan Moneter hari Jumat.

Sementara pelemahan Aussie justru membantu produsen lokal, beberapa perusahaan masih harus menahan diri untuk menjaga kekompetitifan mereka. BlueScope Steel Ltd, perusahaan baja terbesar di Australia, membuat kesepakatan bulan lalu untuk menghilangkan 500 pekerjaan dan membekukan upah bagi pekerja yang tersisa untuk menyelamatkan pabrik yang terletak di sebelah selatan Sydney.

Ekonomi juga telah tumbuh di bawah rata-rata untuk enam dari tujuh tahun terakhir.

“RBA kemungkinan mentolerir pertumbuhan yang di bawah tren ini, seiring siklus investasi sumber daya menurun, selama tidak ada kerusakan material di pasar tenaga kerja,” Alex Joiner, kepala ekonom untuk Australia di Bank of America Merrill Lynch, mengatakan sebelum keputusan. “Pandangan kami tetap bahwa RBA tidak memiliki kebutuhan mendesak pada tahap ini untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut?. (sdm)

Sumber: Bloomberg