Aussie Menguat Hari Ketiga Ditengah Rebound Saham global Dari Gejolak

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar Australia melanjutkan kenaikan untuk hari ketiganya karena membaiknya sentimen risiko passca pasar China yang kembnali stabil serta para pedagang yang memangkas spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunganya pada awal pekan depan.

Aussie telah menguat terhadap semua 16 mata uang utama sejak Jumat, rebound dari penurunan di empat pekan terakhir yang mendorongnya di bawah level 70 sen AS untuk pertama kalinya dalam enam tahun pada melesunya harga komoditas serta tanda-tanda perlambatan di China. Sementara Indeks kepercayaan konsumen Australia akan dirilis Rabu.

Mata uang Australia menguat 0,3% menjadi 70,35 sen per 08:32 pagi di Tokyo, setelah menyentuh level terendah enam tahun dari 68,96 Senin.

Dolar AS tetap melemah terhadap rekan-rekan utama setelah membukukan pelemahan tajamnya terhadap sumber mata uang komoditas termasuk Aussie pada hari Selasa. Indeks Spot Dollar Bloomberg berada di level 1,208.88 dari 1,209.12 di New York, di mana turun sebesar 0,4%.

Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe akan berpidato di Melbourne pada Rabu serta Asisten Gubernur Guy Debelle akan memberikan briefing di London.(yds)

Sumber: Bloomberg