Aussie Menguat Dengan Kiwi Karena Minyak Picu Risiko Permintaan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar Australia dan Selandia Baru naik ke level tertinggi dalam 10 bulan terakhir, sedangkan yen jatuh, karena Rebound minyak memicu permintaan untuk aset berimbal hasil tinggi.

Aussie menguat terhadap pasangannya di pasar negara kembangkan kecuali untuk kiwi sebelum Reserve Bank of Australia rilis risalah pertemuan kebijakan tanggal 5 April, ketika mempertahankan suku bunga pada rekor terendah. Yen melemah untuk hari kedua terhadap dolar setelah Menteri Keuangan Taro Aso mengatakan Jepang akan mengambil berbagai langkah pada setiap penguatan tiba-tiba atau pelemahan mata uangnya.

Mata uang Australia naik 0,1 persen menjadi 77,60 sen AS pada pukul 09:34 pagi di Tokyo, setelah sebelumnya mencapai 77,78, level terkuat sejak 22 Juni. Dolar Selandia Baru menguat 0,4 persen menjadi 69,79 sen AS, setelah menyentuh 69,93, tertinggi sejak 18 Juni .

Yen tergelincir 0,3 persen menjadi 109,17 per dolar, menambah penurunan 0,1 persen pada hari Senin.(frk)

Sumber: Bloomberg