AUD dan NZD Turun untuk Hari Ketiga Imbas dari Jatuhnya Harga Komoditas

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar Australia dan Selandia Baru melemah untuk hari ketiga seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi China mengirim saham harga bahan baku menuju level terendah dalam 16 tahun.

Mata uang dari ekonomi yang terkait dengan komoditas telah berada dibawah performa rekan ?pasar berkembang mereka tahun ini menyusul pemangkasan suku bunga oleh bank untuk mendukung pertumbuhan, sementara Federal Reserve bersiap untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter. Ekonom memprediksi saham industri pada hari Rabu akan menunjukkan menyusutnya manufaktur China untuk bulan ketujuh.

Dolar Australia turun 0,1 persen ke level 70,81 sen AS pada pukul 09:13 pagi waktu Tokyo, memperpanjang penurunan tiga hari 1,5 persen mereka. Mata uang Selandia Baru tergelincir 0,1 persen ke level 62,87 sen AS.

Kiwi jatuh 14 persen sedangkan merosot 7,4 persen tahun ini, kinerja terburuk dari 10 mata uang negara berkembang seperti yang dilacak oleh Bloomberg Correlation-Weighted Indexes. Dolar AS naik 8,7 persen dan yen menguat 8,3 persen.

Mata uang Jepang turun 0,1 persen ke level 120,26 per dolar Rabu, setelah naik 0,3 persen pada Selasa. Pasar Jepang ditutup sampai Kamis untuk hari libur nasional.(sdm)

Sumber: Bloomberg