Apa Itu Sistem Kekebalan Tubuh?

5f28fef90bbb2RIFAN FINANCINDO – Dalam melawan Covid-19, menjaga sistem imunitas atau sistem kekebalan tubuh adalah hal yang diperlukan. Namun, apa itu sistem kekebalan tubuh?

Sistem kekebalan tubuh adalah kemampuan tubuh untuk melawan patogen atau mikroorganisme yang mampu menyebabkan penyakit.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Arti Indira, MMGz, SpGK, FINEM, Dokter Spesialis Gizi Klinik dan anggota PDGKI Jaya dalam webinar Tetap Sehat dan Produktif Selama Masa Pandemi, Nutrisinya Apa? oleh PDGKI Jaya besama Fresenus KABI, yang dihadiri Kompas.com, Kamis (2/9/2021).

Dalam acara tersebut, dr Arti menjelaskan bahwa sistem kekebalan tubuh dibagi menjadi dua bagian, yakni sistem imun eksternal dan sistem imun internal.

“Sistem imun eksternal merupakan benteng pertahanan tubuh pertama terhadap patogen” kata dr Arti. Bagian ini terdiri dari kulit, membran mukosa, rambut hidung.

Beberapa vitamin dan zat yang dibutuhkan oleh organ ini adalah vitamin A, B6, B12, C, D, E, folat, zat besi dan zinc.

Sedangkan pada sistem kekebalan tubuh internal, terbagi lagi menjadi dua bagian, yaitu garis pertahanan pertama (first line) dan garis pertahanan kedua (second line).

Garis pertahanan pertama bertugas untuk menangkap patogen. Pada bagian ini, terdapat fagosit yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan memusnahkan patogen, serta natural killer cells (NKC) yang befungsi untuk menyerang sel bermutasi dan sel kanker.

Lantas, apa yang terjadi apabila garis pertahanan pertama tidak mampu melaksanakan tugasnya?

“Jika pertahanan pertama tidak berhasil membentengi tubuh dari patogen, maka sistem imun tubuh akan lanjut bekerja dengan menggunakan garis pertahanan kedua” ujar dr. Arti.

Pada bagian sistem kekebalan tubuh ini, terdapat T Cells atau sel T yang berguna untuk menerima pesan fagosit, mengeliminasi patogen serta memberikan informasi kepada B Cells atau sel B.

Selanjutnya, B Cells yang juga merupakan bagian dari garis pertahanan kedua akan memproduksi antibodi dan menyimpan memori terhadap patogen, bakteri dan penyakit yang pernah menyerang tubuh sebelumnya untuk lebih siap melindungi diri dikemudian hari.

Adapun vitamin dan zat yang dibutuhkan oleh sistem imunitas internal adalah sama dengan yang dibutuhkan oleh sistem imunitas eksternal namun juga perlu ditambah dengan magnesium.

Selain informasi tersebut, dr. Arti juga menjelaskan mengenai pilar imunitas yang sangat penting untuk keseimbangan sistem kekebalan tubuh ini, diantaranya adalah mindfulness, nutrisi, tidur yang cukup dan olahraga yang teratur.

Perlu diketahui bahwa durasi tidur yang baik untuk kesehatan adalah sekitar 6 – 8 jam dalam sehari bagi orang dewasa.

Olahraga sebanyak 5 hari dalam seminggu juga sangat dianjurkan terlebih bagi orang dengan pekerjaan yang lebih banyak berada di depan layar.

Sebagai salah satu cara untuk mencegah penularan Covid-19, menjaga imunitas tubuh tentu harus dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menganjurkan untuk mendapatkan asupan nutrisi serta hidrasi yang cukup, diet seimbang, mengonsumsi makanan yang segar dan bukan makanan olahan, mengurangi gula, lemak dan garam, serta minum cukup banyak air.

Ditambah lagi dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, daging, telur, ikan dan susu yang sangat direkomendasikan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sumber : kompas