Apa Itu Reksa Dana Indeks?

60b998314eb45RIFAN FINANCINDO – Index fund atau reksa dana indeks adalah salah satu jenis reksa dana yang diperdagangkan di Indonesia. Berdasarkan data produk reksa dana publik yang diterbitkan di Indonesia, saat ini jumlah reksa dana indeks yang diperdagangkan di dalam negeri sebanyak 48 jenis.

Indeks fund atau reksa dana indeks ini tentu berbeda dengan jenis reksa dana yang sudah terlebih dahulu populer di Indonesia, seperti reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, atau reksa dana pasar uang.

Pengertian Reksa Dana Indeks

Sebenarnya apa itu reksa dana indeks?

Dikutip dari laman resmi OJK, reksa dana indeks adalah reksa dana yang dikelola untuk mendapatkan hasil investasi yang mirip dengan indeks yang dijadikan acuan, baik itu indeks obligasi maupun indeks saham.

Reksa dana indeks ini bisa dikatakan sejenis dengan reksa dana terbuka, karena bisa dibeli dan dijual sewaktu-watu setiap hari di bursa.

Karena dikelola untuk mendapatkan hasil investasi yang mirip dengan indeks acuan, maka komposisi reksa dana indeks umumnya mirip atau bahkan sama persis dengan indeks acuannya.

Karena itu, tak seperti reksa dana biasa yang pengelolaannya dilakukan secara aktif oleh manajer investasi, pendekatan yang digunakan untuk mengelola reksa dana indeks adalah pasif atau disebut dengan passive management strategy.

Dilansir dari Investopedia, reksa dana indeks menawarkan pasar yang lebih luas serta ongkos operasional yang lebih rendah. Hal itu dikarenakan manajer investasi tak memerlukan analisa yang terlalu banyak untuk melakukan analisis perusahaan dalam mengelola reksa dana indeks.

Selain itu, manajer investasi pun tak melakukan trading jual beli saham atau obligasi, atau elemen lain dalam sebuah reksa dana secara aktif.

Ketimbang melakukan trading, manajer investasi bakal membuat portofolio yang menyerupai indeks dan kinerja reksa dana tersebut akan serupa dengan kinerja indeks yang menjadi acuan.

Cara Kerja Reksa Dana Indeks

Seperti dijelaskan sebelumnya, kinerja reksa dana indeks akan menyerupai indeks acuannya. Karena itulah, baik buruknya kienra reksa dana indeks sebenarnya tak diukur berdasarkan seberapa besar imbal hasil atau return yang dihasilkan.

Selain itu, kinerja reksa dana ini juga tak diukur dari seberapa kecil dan risiko atau fluktuasi harga yang dialami.

Kinerja reksa dana indeks diukur berdasarkan selisih antara kinerja reksa dana dengan indeks acuannya.

Sehingga, bila kinerja reksa dana tersebut lebih baik namun selisih dengan indeks acuannya besar, maka kinerja reksa dana indeks tersebut tetap dianggap tak baik.

Selisih antara reksadana dengan indeks acuan disebut juga tracking error. Ketika selisih yang dihasilkan semakin kecil maka manajer investasi yang mengelolanya terbilang sukses.

Seandainya selisih yang dihasilkan adalah tracking error=0, itu akan lebih bagus lagi.

Sebagai contoh, beberapa produk reksa dana indeks yakni Reksa Dana Indeks Bahana Indeks IDX30 yang dikelola Bahana TCW Investment Management, Reksa Dana Index Avrist Indeks LQ45, Serta Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati.

Sumber : kompas

rifan financindo