Ancaman Krisis Yunani Mengarah ke Pelemahan Rupiah

permintaan-dolar-as-masih-besar-rupiah-stagnan-yJo8PZlnfMRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Referendum utang di Yunani menyebabkan Negeri para Dewa itu berpotensi keluar dari zona euro. Akibatnya, terjadi gejolak di zona Eropa, lantaran banyak perbankan memberikan dana mereka ke Yunani.

Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI, Junanto Herdiawan, mengatakan bahwa krisis utang Yunani tidak akan berdampak terlalu signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

“Kondisinya beda kan Indonesia, itu yang memang kita lihat eksportir kita terhadap Yunani kecil. Beda dengan ke China,” ujar Junanto kepada?Okezone?di MNC Plaza, Jakarta.

Di sisi lain, dia mengatakan Indonesia tetap harus mengantisipasi nilai tukar Rupiah dengan menjaga kestabilan mata uang Rupiah. Terlebih, menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) juga berimbas negatif bagi pelemahan mata uang lainnya tidak hanya Rupiah.

“Faktor eksternal The Fed, krisis Yunani membuat investor tertarik pegang dolar AS. Dampaknya permintaan dolar meningkat, karena penguatan dolar imbas ke semua negara,” tandasnya.

 

Sumber : http://economy.okezone.com