Persiapkan Diri dengan Matang

carabelajarbisnisonline.org

carabelajarbisnisonline.org

Membuat usaha atau berbisnis tidak hanya membutuhkan modal infrastruktur yang terbangun dengan baik. Lebih dari itu persiapan mental yang baik dalam menjalankan proses bisnis adalah hal yang tidak kalah penting.

Selama melakukan proses bisnis dan membangunnya menjadi besar serta menjalankan dengan mulus, mental haruslah teguh. Dalam berproses bukan mustahil akan menemui banyak halang dan rintangan. Jadikan halangan dan rintangan. Itu sebagai sebuah tantangan yang akan mendewasakan diri dalam melakukan usaha/bisnis.

Tak ada salahnya berbuat salah. Yang buruk adalah tidak pernah mau mengambil pelajaran dari kesalahan yang terjadi. Dengan demikian kita akan lebih tahu dimana letak kerikil dan lubang dalam perjalanan berbisnis kita.

Mental yang kuat akan menumbuhkan keberanian kita dalam berusaha. Namun keberanian belumlah cukup bila tidak disertai bekal pengetahuan rambu-rambu yang ada di dalam dunia usaha. Rambu-rambu itu seperti aturan-aturan hukum yang dibuat oleh pihak berwenang seperti Kementrian Perdagangan. Tak lupa pula dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakat yang tak boleh dilupakan.

Simak poin-poin berikut ini:

  • Dibutuhkan keberanian dan berbisnis. Kalaupun belum berhasil, kita sudah mendapatkan pelajaran di sana.
  • Pebisnis sejati yang terus bertahan adalah mereka yang mengedepankan kejujuran dan kredibilitas.
  • Pebisnis sejati adalah pelaku, bukan penonton
  • Para milyader dunia telah melampaui fase eksperimen yang akhirnya menjadikan diri mereka sebagai panutan.
  • Tidak ada yang sulit dalam berbisnis/berusaha. Yang paling utama dan penting adalah niat tulus dan bersih dengan selalu mengingat tujuan memberikan keuntungan bagi orang banyak dan pribadi.
  • Berbisnislah sesuai dengan aturan hukum dan norma yang ada, sehingga tidak selalu gelisah.
  • Pilihan bisnis selalu tersedia di dalam masyarakat. Cara memilihnya adalah dengan hati nurani.
  • Pelaksanaan yang buruk penyebab proses bisnis jelek, bukan bisnisnya yang jelek.

– See more at: bisnisindeks