1 atau 100 Orang Sama Saja

bis64Bagi pebisnis pemula menghadapai 1 sampai 10 orang dan memperlakukannya dengan sama adalah hal yang mudah. Namun tak pernah dapat membayangkan bila sudah harus menghadapai 100, 1000 atau 10.000 orang. Padahal memperlakukan 100 orang, tidaklah berbeda dengan memperlakukan 100 orang. Hanya saja cara yang dipakai tentu harus berbeda dengan media yang berbeda pula.

Perlakukan yang sama memang harus diterapkan dalam melayani klien atau konsumen Anda. Yang harus patut ingat bahwa mereka itu adalah manusia seperti pebisnis seperti Anda. Jadi perlakukan mereka seperti angka-angka di atas kertas. Angka-angka yang hanya Anda ketahui sebagai pergerakan turun atau naik. Maka sikap yang tepat adalah Anda tetap melakukan interaksi secara langsung terhadap klien atau konsumen Anda.

Klien atau konsumen Anda paling senang bila mendapatkan sentuhan pribadi dari pemilik bisnis. Apalagi bila Anda sudah menjadi pebisnis besar, merupakan sebuah kebanggaan bila seorang konsumen dapat berbicara langsung dengan Anda. Keuntungan bagi Anda adalah mendapatkan informasi masih segar dari pengguna produk atau jasa Anda.

Usakan Anda membuat jadwal yang memungkinkan Anda dapat bersentuhan langsung dengan klien atau konsumen Anda. Aktivitas yang Anda lakukan bukanlah bagian dari pengawasan atau pengendalian pada bidang tertentu. Namun Anda harus menekankan bahwa yang Anda lakukan adalah untuk mendapatkan berbagai informasi positif yang dapat membuat bisnis Anda berjalan lebih baik lagi. Terkadang para klien atau konsumen Anda memiliki ide-ide yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Ingat bahwa inovasi bisa datang darimana saja, bukan hanya dari dalam bisnis Anda saja. Demikian pula hal-hal negatif yang disampaikan disikapi sebagai kritikan membangun untuk membuat produk atau jasa Anda dapat diterima publik.

Pun ketika Anda harus menghadapai sekumpulan orang, janganlah gentar. Anda harus menganggap bahwa mereka adalah harta karun yang siap Anda ambil. Memang bisa jadi melelahkan, karena Anda harus menghadapi mereka dalam grup kecil atau orang per orang. Namun kelelahan Anda akan terbayar, sejauh Anda tulus menghadapi dan mendengarkan setiap kata yang mereka ucapkan. Impact yang Anda berikan pada mereka akan jauh lebih besar lagi. Bisnis Anda akan dianggap sebagai bisnis yang baik, karena sanggup menampung berbagai masukan dan kritik langsung dari publik. Dalam artian bahwa produk atau jasa Anda menjadi baik karena campur-tangan mereka. Secara tidak langsung mereka merasa menjadi bagian dari bisnis Anda ini. Sederhananya saja, produk atau jasa Anda akan jauh lebih luas diterima oleh pasar.

Apalagi belakangan keberadaan media sosial yang sangat meluas belakangan ini, dapat disikapi sebagai media yang baik untuk dapat berinteraksi langsung pada klien atau konsumen Anda. Dalam media sosial transparansi adalah hal yang umum, maka pencitraan bisnis Anda akan lebih positif lagi. Namun juga harus diingat keberadaan media sosial ini juga dapat membuka sisi-sisi negatif bisnis Anda. Hal ini tidaklah berarti bila Anda selalu positif. Ada baiknya bila ada seseorang yang memiliki ide atau konsep yang baik, dapat Anda langsung tangkap. Tapi harus Anda lakukan dalam koridor pribadi bukan broadcast ke seluruh dunia.

Bila Anda memiliki ide atau sekedar inspirasi yang menjadi perencanaan, tidak ada salahnya berbagi dengan para klien atau konsumen Anda. Memang tidak semuanya harus dibuka. Tapi dengan sharing, Anda akan mendapatkan berbagai masukan yang bisa Anda anggap sebagai bagian dari riset produk baru yang kelak akan Anda luncurkan. Jangan pernah memberikan ungkapan rsa terima kasih, sekedar ucapan bila dirasa belum cukup. Maka Anda dapat memberikan hadiah kecil yang bersifat pribadi.

Catatan yang bisa Anda adaptasi:

  • Perlakukanlah klien atau konsumen Anda sebagai manusia bukan angka statistik.
  • Selalu tulus dalam melakukan interaksi.
  • Ide dan konsep bisa datang darimana saja, bahkan dari klien atau konsumen Anda.
  • Sentuhlah klien atau konsumen Anda secara langsung dan bersifat pribadi.
  • Dengarkanlah semua masukan atau kritikan yang diungkapkan.
  • Pandanglah semua klien dan konsumen Anda dari kacamata positif.
  • Buatlah mereka menjadi bagian terpenting dari bisnis Anda.
  • Selalu tanamkan di dalam hati dan pikiran bahwa tanpa adanya klien dan konsumen, bisnis Anda bukanlah apa-apa.

– See more at: bisnisindeksbaru