Pemerintah Cari Bibit Unggul Startup

RIFAN FINANCINDO – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI membuka kembali program tahunan Baparekraf for Startup (BEKUP) pada tahapan normal baru. Josua Simanjutak selaku Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf menjelaskan bahwa pada tahun kelimanya, BEKUP mengajak para startup pemula untuk bersama-sama memulihkan ekonomi kreatif dan pariwisata di Indonesia lewat ide dan inovasi bisnis mereka. “Empat tahun berjalan sejak 2016, BEKUP telah memfasilitasi 390 pre-startup pada 15 kota di seluruh Indonesia. BEKUP 2020 akan menyeleksi ratusan

Antivirus Eukaliptus yang Jadi Polemik

RIFAN FINANCINDO – Temuan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, terkait spesies eukaliptus yang diklaim manjur membunuh virus corona menjadi polemik di media sosial. Banyak masyarakat yang meragukan, hingga menjadikan temuan sebagai gurauan. Benarkah demikian? Polemik itu bermula ketika Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa antivirus korona dalam bentuk kalung akan mulai diproduksi karena telah melalui hasil penelitian laboratorium. “Dari 700 jenis, satu (jenis) yang bisa mematikan virus korona, ini hasil laboratorium kita dan kita yakin,” kata Syahrul

F1 Dimulai Tanpa Penonton

RIFAN FINANCINDO – Bukit berumput di pinggir trek Red Bull Ring yang biasanya dijejali manusia kini kosong melompong ketika sirkuit di daerah perbukitan wilayah Styria, Austria itu menjadi tuan rumah seri pembuka Formula 1, Minggu. Sekarang, beberapa sapi merumput di lokasi yang biasanya digunakan para fan mendirikan tenda di dekat sirkuit ketika akhir pekan balapan. Tribun utama penonton pun menunjukkan warna asli bangku mereka. Formula 1 kembali ke trek setelah hampir empat bulan tertunda musimnya karena pandemi virus corona dan

Satgas Temukan 105 Fintech Ilegal

RIFAN FINANCINDO – Satgas Waspada Investasi (SWI) menemukan 105 fintech peer to peer (pep) lending ilegal yang menawarkan pinjaman ke masyarakat melalui aplikasi dan pesan singkat di telepon genggam. Sebanyak 105 fintech peer to peer lending ilegal itu tidak terdaftar dan berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang merupakan otoritas perizinan, pengaturan dan pengawasan layanan fintech peer to peer lending. Maraknya fintech peer to peer lending ilegal itu sengaja memanfaatkan kondisi melemahnya perekonomian masyarakat akibat pandemi Covid 19. “Mereka mengincar

« Older Entries