Malaysia & Singapura Menuju Jurang Resesi

RIFAN FINANCINDO – Satu-persatu ekonomi negara-negara di kawasan Asia Tenggara menghadapi ancaman resesi. Tekanan berat sebagai dampak dari mewabahnya pandemi virus corona (COVID-19) telah membuat kerusakan pada ekonomi negara-negara di kawasan ini. Setelah Singapuran pekan lalu diramalkan bakal mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi hingga 7%, kini giliran Malaysia yang dihadapkan pada persoalan serupa. Setelah membukukan pertumbuhan kuartalan paling lambat sejak krisis keuangan global, ekonomi Malaysia diperkirakan akan memasuki resesi dalam empat hingga enam bulan ke depan, kata ahli statistik negara itu.

Ahli Temukan Lubang Hitam Baru

RIFAN FINANCINDO – Tim astronom dari European Southern Observatory (ESO) dan lembaga lainnya mengklaim telah menemukan lubang hitam atau black hole yang terletak hanya 1000 tahun cahaya dari Bumi. Tim itu mengatakan lubang hitam lebih dekat ke Tata Surya Bumi daripada yang lainnya ditemukan. Lubang hitam itu juga dikabarkan membentuk bagian dari sistem tiga lapis yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tim menemukan bukti untuk objek tak terlihat itu dengan melacak dua bintang pendampingnya menggunakan teleskop 2,2 meter MPG /

Boeing Kembali Produksi 737 Max

RIFAN FINANCINDO – Boeing tengah melanjutkan produksi pesawat jenis 737 Max yang tengah dikandangkan di banyak negara di dunia. Sebelumnya, Boeing sempat menghentikan produksi pesawat jenis tersebut pada Januari seiring dengan pengandangan 737 Max secara masal di seluruh negara di dunia berlangsung lebih lama dari yang diharapkan. Dikutip dari CNBC, maskapai telah dilarang ujntuk menerbangkan pesawat jenis 737 Max sejak bulan Maret 2019 lalu setelah dua kecelakaan pesawat terjadi di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan 346 jiwa. Kedua kecelakaan tersebut

Prospek ekonomi dunia semakin suram

RIFAN FINANCINDO – Prospek ekonomi untuk negara-negara maju tahun ini telah suram lagi dalam sebulan terakhir karena pandemi Virus Corona telah bergulir mulai dari Asia hingga ke Amerika dengan pemulihan tajam berbentuk V, diperkirakan oleh kurang dari seperlima ekonom yang disurvei oleh Reuters. Dengan banyak negara mulai melonggarkan pembatasan penguncian yang diberlakukan untuk menghentikan penyebaran virus, yang telah menginfeksi lebih dari 5,5 juta orang di seluruh dunia, pasar ekuitas menggalang harapan untuk kembali dengan cepat ke kesehatan dan kesejahteraan. Tetapi

« Older Entries