Pemerintah Dorong Pemulihan UMKM

RIFAN FINANCINDO – Pemerintah memastikan terus melakukan pendampingan, pelatihan, dan pemberian bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah agar mampu pulih dari hantaman pandemi Covid-19. Hal itu dikemukakan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki dalam ‘Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM’ di Media Center #SatgasCovid19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (26/10). Teten menyebut pelaku UMKM merupakan salah satu yang paling terdampak dari pandemi lantaran upaya pembatasan aktivitas sosial demi menekan penyebaran virus. Berbeda dengan

Bursa Eropa Anjlok 1,8 Persen

RIFAN FINANCINDO – Bursa Eropa anjlok seiring dengan penurunan kinerja perusahaan perangkat lunak raksasa SAP, pembatasan kegiatan, dan buntunya stimulus AS. Pada penutupan perdagangan Senin (26/10/2020), Index Stoxx Europe 600 anjlok 1,81 persen atau 6,55 poin menjadi 355,95. Dibuka pada level 360,72, Stoxx bergerak di rentang 355.88 – 360,91. Mengutip Marketwatch, pasar saham Eropa diperdagangkan lebih rendah pada hari Senin karena kombinasi kekhawatiran, termasuk peringatan keuntungan dari raksasa perangkat lunak bisnis SAP, pembatasan baru pada aktivitas sebagai tanggapan terhadap COVID-19,

Ekspor Udang Jadi Primadona Saat Pandemi

RIFAN FINANCINDO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan komoditas udang masih menjadi primadona permintaan global untuk sektor kelautan dan perikanan di tengah pandemi virus corona (covid-19). “Meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, namun udang masih menjadi primadona dengan permintaan global yang masih sangat tinggi hingga saat ini,” kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Senin (26/10). Slamet mengungkapkan udang merupakan komoditas yang memberikan pangsa dominan terhadap devisa ekspor yakni sekitar 40 persen terhadap

Reaksi Warga Dapat Subsidi Tiket Pesawat

RIFAN FINANCINDO – Pemerintah akan memberikan subsidi tiket pesawat mulai 23 sampai 31 Desember mendatang. Keringanan itu diberikan bagi masyarakat yang bepergian melalui 13 bandara wilayah yang menopang sektor pariwisata. Kendati demikian, kebijakan ini tak serta merta disambut gembira masyarakat. Beberapa di antaranya mengaku masih ngeri dengan kasus harian covid-19 yang tak kunjung melandai. Mereka menunda perjalanan baik ke tempat liburan maupun pulang kampung dengan alasan seragam: menjaga kesehatan. Ida, misalnya, enggan memanfaatkan layanan subsidi tersebut meski kakinya sudah “gatal”

« Older Entries