PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Aset Negara Naik 217 Persen jadi Rp 2.499 Triliun

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah menilai kembali atau revaluasi Barang Milik Negara (BMN) pada 2017. BMN yang direvaluasi terdiri dari tanah, bangunan, gedung, jalan, jembatan, bendungan air hingga irigasi dan masih banyak lagi aset negara lainnya. Hal ini dilakukan, lantaran penilaian terhadap BMN terakhir kali dilakukan 10 tahun lalu. Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara, Isa Rachmatawarta mengatakan, dari revaluasi yang dilakukan tahun lalu, ada kenaikan nilai BMN hingga 271 persen. Namun

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – BI ancam lembaga dan bank yang jual belikan uang digital

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bank Indonesia, Senin, mengancam menerapkan sanksi keras kepada enyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP), termasuk perbankan, yang melayani transaksi menggunakan Bitcoin dan mata uang digital lainnya. Sikap otoritas moneter ini muncul setelah semakin berkembangnya transaksi mata uang digital (cryptocurrency) di Indonesia, seperti nilai Bitcoin yang sudah melonjak 164 kali menjadi Rp214,4 juta sejak April 2013 hingga Januari 2018. “Kami tegaskan kami akan panggil dan kami kenakan sanksi keras. Sudah ada empat peraturan di Indonesia yang melarang

PT Rifan Financindo Berjangka | Bappebti buka peluang transaksi bitcoin

PT Rifan Financindo – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) membuka peluang perdagangan mata uang kripto bitcoin di Indonesia. Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Dharmayugo Hermansyah melihat kesempatan yang besar pada perdagangan produk ini. “Untuk bitcoin sedang kami bahas, kami sudah dapat arahan dari Pak Bachrul (Kepala Bappebti), dan bursa serta kliring sedang dipersiapakan untuk diskusi bitcoin,” jelas Dharmayugo kepada media dalam agenda Market Review 2017 dan Outlook 2018 PT Bursa Berjangka Jakarta, Rabu (10/10). Menurut Dharmayugo, diskusi

Minyak Sentuh Level Tertinggi Tiga Tahun

PT RIFAN FINANCINDO – Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) mencapai titik tertingginya dalam tiga tahun terakhir pada perdagangan Selasa (9/1), waktu AS. Kenaikan ini dipicu oleh kesepakatan pemangkasan produksi Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan ekspektasi terhadap turunnya persediaan minyak mentah AS untuk delapan minggu berturut-turut. Dilansir dari Reuters, harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) melonjak US$1,23 atau 2 persen menjadi US$62,96 per barel setelah menyentuh titik tertingginya sejak Desember 2014 di level US$63,24 per barel. Sementara

« Older Entries