Stimulus Ekonomi untuk Hadapi Corona

RIFAN FINANCINDO – Pemerintah mengambil kebijakan stimulus belanja untuk memperkuat perekonomian domestik tahun ini. Khususnya dalam menghadapi dampak penyebaran virus corona yang sudah memperlihatkan korelasinya terhadap perlambatan pertumbuhan penerimaan pajak pada Januari 2020. Salah satu stimulus yang diberikan adalah percepatan pencairan belanja modal. Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, pihaknya mendorong seluruh menteri dan kepala badan agar menetapkan pejabat bendahara secara cepat. “Kemudian mendorong percepatan pelaksanaan tender dan memulai pencairannya,” ucapnya dalam konferensi pers kinerja APBN Januari 2020 di kantornya, Jakarta,

Saham Apple Turun 3,1%

RIFAN FINANCINDO – Saham Apple turun sebanyak 3,1% dalam perdagangan Selasa (18/2/2020) pagi setelah mengumumkan penurunan pendapatan kuartalan akibat wabah virus corona. Lewat siaran pers resmi, perusahaan teknologi tersebut membatalkan pedoman sebelumnya untuk kuartal Maret. Selain itu, pasokan iPhone sementara akan dibatasi akibat melemahnya permintaan penjualan di China. Pabrik-pabrik Foxconn yang memproduksi iPhone secara bertahap, meningkatkan produksi di negara itu selama beberapa bulan ke depan setelah penutupan wajib dan mengurangi produksi sementara produk-produk unggulan. Hal ini juga berimbas pada operasi

Waspada Perangkat Lunak Trading Forex

RIFAN FINANCINDO – Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penawaran perangkat lunak trading forex yang belakangan ini marak diiklankan di berbagai media nasional. “Masyarakat sebaiknya waspada terhadap penawaran yang menggiurkan dari perusahaan penjual produk perangkat lunak tersebut. Selain harus bersikap rasional, masyakarat juga diimbau mempelajari terlebih dahulu jenis-jenis investasi yang aman. Bappebti tegas tidak pernah memberikan izin atau sejenisnya kepada produk perangkat lunak tersebut,” ujar Kepala Bappebti Tjahya Widayanti. Dalam praktiknya, terdapat beberapa

Hong Kong Akan Alamai Defisit

RIFAN FINANCINDO – Ekonomi Hong Kong tengah menghadapi guncangan hebat seperti tsunami. Bahkan, negara kota ini diprediksi akan mengalami defisit anggaran terbesarnya pada tahun keuangan berikutnya akibat wabah virus corona. Melansir South China Morning Post, peringatan itu dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan Mo-po. Menurut Paul Chan, ekonomi Hong Kong bisa tetap merah untuk “beberapa tahun” yang akan datang dan pemerintah akan lebih berhati-hati dalam meningkatkan pengeluaran berulang “untuk mempertahankan keberlanjutan fiskal”. Chan, yang diperkirakan akan menentukan anggaran

« Older Entries